Kekurangan dan Kelemahan Oppo Reno3 Yang Belum Banyak Di Ketahui


OPPO Reno merupaakn sebuah smartphone yang banyak di cari oleh konsumen indonesia karena harganya yang sangat terjangkau. Oppo reno pertama kali tepatnya di tahun 2019. Satu tahun kemudian, di tahun 2020, Oppo banyak mengeluarkan banyak produk dibawa nama Reno. Hal tersebut membuat OPPO Reno series termasuk dalam lini produk OPPO dari mulai kelas menengah sampai pada kelas atas.

Tidak bisa dianggap remeh bahwa OPPO Reno mempunyai seri kelas atas misalnya saja OPPO Reno 10x Zoom ataupun seri kelas menengah seperti halnya OPPO Reno2 F. Oleh sebab itu, tidak heran jika nanti akan ada banyak lini produk OPPO Reno kedepannya yang akan keluar.

Salah satunya adalah OPPO Reno3. OPPO Reno3 sendiri dijual di pasaran di kisaran harga Rp5 jutaan. Harganya tersebut seiring waktu akan turun, namun Harganya tidak terlalu jauh dengan OPPO Reno2 F.

Hal ini menjadikan OPPO Reno3 menjadi penerus OPPO Reno2 F. Dibalik populernya Oppo Reno3, ternayata ada sedikit kelemahan dan kekurangan yang di bawahnya. Penasaran! yuk simak ulasannya berikut ini:

Kelemahan dan Kekurangan Oppo Reno3 Yang Perlu untuk Diketahui


1. Tidak Ada Fitu NFC

OPPO Reno3 memiliki kekurangan yang sangat fatal, dimana tidak disematkannya fitur NFC. Ketidakhadiran NFC di smartphone ini tentu sesuatu yang menjadikannya kurang menarik. Padahal seharusnya ponsel dengan rentang harga tersebut, fitur NFC seharusnya sudah disematkan.

2. Chipsetnya Kurang Gahar Di Kelas Harganya




Kekurangan yang sangat menonjol OPPO Reno3 adalah chipset yang dipakainya. Chipset pada OPPO Reno3 masih pakai Mediatek Helio P90. Dengan disematkannya chipset ini sebenarnya mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan OPPO Reno2 F yang masih pakai Helio P70.

Memang Tidak ada yang salah dengan Helio P90 sebenarnya. Chipset ini mampu menunjukkan skor yang lumayan di benchmark. Namun banyak mengeluhna tentang berta dari ponsel ini. Layaknya Realme 6 Pro yang termasuk dalam ponsel yang besar. Apalagi layarnya 6,6 inci. Hal ini menjadikan bobot dari Oppo Reno3 cukup berat, yaitu mendekati 200 gram.

Jika Terlihat pada gambar, OPPO Reno3 masih mendapatkan skor Antutu 200 ribuan. Sementara pada pengujian Geekbench 4, skor yang didapatkan cuma mencapai 1.904 untuk single-core dan 6.080 untuk multi-core. Pada pengujian Geekbench 5, skor yang dihasilkan cuma 398 untuk single-core dan 1.485 untuk multi-core.

Tentu saja Skor tersebut masih dapat ditoleran untuk menunjang performa OPPO Reno3 saat bermain game sekelas PUBG Mobile yang diseeting ke pengaturan grafis HD – High dan COD Mobile di High masih ngangkat.

Cuma terdapat perubahan suhu bodi yang menjadi cepat panas saat terlalu lama bermain game. Sekarang kita bandingkan dengan smartphone lain yang ada di kelas harga yang tidak terlalu jauh berbeda OPPO Reno3. Sebut saja Huawei Nova 5T yang harganya cuma bawah Rp5 jutaan saja yang sudah dibekali dengan chipset kelas atas dengan performa yang sangat kuat.

3. Sidik Jari Mudah Menempel di Bodi

OPPO Reno3 memiliki bodi polikarbonat dengan desain akhir yang terlihat mirip sekali dengan kaca. Hal tersebut menunjukkan bahwa, OPPO Reno3 hadir dengan body bermaterial plastik. Walaupun tampilannya terlihat seperti premium. Sayangnya, bodinya tersebut gampang sekali meninggalkan sidik jari saat di pegang. Hal tersebut menjadi terlihat kotor jika tidak segera dibersihkan.

OPPO Reno3 memang dijual dengan kisaran harga Rp5 jutaan di indonesia dengan RAM 8 GB serta memori internal 128 GB. Dengan banderol yang relatif, OPPO Reno3 mampu menghadirkan berbagai keunggulan tetapi di juga memiliki kekurangn tersendiri.

Untuk sektor performa memang masih lumayan oke tetapi jelas bukan yang terbaik untuk kelas pada rentang harga tersebut. Oleh sebab itu, OPPO Reno3 sangat cocok diperuntukkan bagi konsumen yang hoby fotografi atau hoby merekam video pakai smartphone, karena pada sektor kamera Oppo Reno3 tidak bisa di anggap remeh.

Baca Juga Nih

Komentar